Content Pillar Strategy
TIK 1962
Digital Marketing — Bilhaqy
2026
Tunggal Inti Kahuripan
Lima Suara,
Satu Keluarga
Content Pillar untuk lima brand — TIK 1962 · Bolu Bakar Tunggal · Bakery Tunggal
Es Krim Tunggal · Biskuit Tunggal — landasan konten Agustus & September 2026.
@tik_1962 @bolubakartunggal_ @bakerytunggal @eskrimtunggal @biskuit_tunggal_store_
Content Pillar Strategy
02 / 13
Filosofi
Kenapa Setiap Brand Punya Suara Sendiri
Satu Keluarga, Lima Peran
TIK adalah ibu. Ia menaungi semua brand anak — Bolu Bakar, Bakery, Es Krim, Biskuit. Tiap brand anak punya teman yang berbeda di media sosial, sehingga cara bicaranya pun berbeda.
Pillar = kompas konten. Setiap post harus jatuh ke salah satu pillar — supaya konten konsisten, audiens paham identitas brand, dan tim punya acuan yang sama saat produksi.
Tone Per Brand
BrandTone
TIK 1962Hangat, trusted, bijak
Bolu BakarPremium, nostalgia
BakeryArtisan, cozy
Es KrimSegar, ceria, youthful
BiskuitWholesome, nostalgia
Prinsip: pillar bukan aturan kaku — ia pagar yang membuat konten tetap di jalur, namun tetap memberi ruang kreativitas.
Content Pillar Strategy
03 / 13
Ringkasan
Matriks Pillar — Lima Brand
Brand Pillar 1Pillar 2Pillar 3Pillar 4Pillar 5
TIK 1962 Bahan Unggulan ★Rumah TIKProduct HighlightPromoProses Memasak
Bolu Bakar Legacy (Anniv 2006)Varian ProdukProses ProduksiLifestylePromo
Bakery Product HighlightPromoCampaign Nostalgia
Es Krim Product HighlightPromoSegar & Seru
Biskuit Product HighlightPromoKlasik & OtentikOleh-oleh
Paling banyak pillar: TIK (5) & Bolu Bakar (5) — brand dengan cerita & varian terlengkap.
Paling fokus: Bakery, Es Krim, Biskuit (3–4 pillar) — konsisten & mudah dieksekusi harian.
Content Pillar Strategy
04 / 13
Brand 01 — Mother
@tik_1962 · Rumah Segala Rasa
01
Bahan Unggulan ★
Coklat · Kelapa · Pindekas · Susu · Nanas — dari satu bahan, lahir berbagai sajian.
30%
02
Rumah TIK
Services, pusat oleh-oleh, resto & cafe lifestyle — ruang & pengalaman.
20%
03
Product Highlight
Heritage & classic — Biskuit Marie 1962, Bolen, Swiss Roll, kue klasik.
25%
04
Promo
Promo regular, event, flash sale, bundling — ajakan bertindak.
15%
05
Proses Memasak
Behind the scenes dapur — bagaimana sajian dibuat dengan tulus.
10%
Fokus:
Menjaga posisi TIK sebagai ibu — yang mengenalkan, menaungi, dan merangkul semua brand anak.
Content Pillar Strategy
05 / 13
Brand 02
@bolubakartunggal_ · Pelopor Sejak 2006
01
Legacy (Anniv 2006)
Cerita 20 tahun perjalanan, generational, dokumenter — warisan yang dijaga.
25%
02
Varian Produk
Roombutter, Coklat, Keju, Smoked Beef — kenalkan semua varian.
25%
03
Proses Produksi
Adonan, memanggang, keluar oven — transparansi & kepercayaan.
20%
04
Lifestyle
Bolu + kopi, sore keluarga, teman perjalanan — kehadiran sehari-hari.
15%
05
Promo
Promo anniv, bundling, event — dorong kunjungan & pembelian.
15%
Fokus:
Bangun premium & nostalgia — bolu bakar bukan sekadar kue, tapi kenangan lintas generasi.
Content Pillar Strategy
06 / 13
Brand 03
@bakerytunggal · Artisan Bakery
01
Product Highlight
Bolen, Swiss Roll, Pia, Bagelen, Cake — hero produk artisan.
50%
02
Promo
Promo produk, bundling, fresh stock — ajakan beli.
25%
03
Campaign Nostalgia
Jajanan klasik yang selalu dirindu — emosi & memori rasa.
25%
Fokus: Tampil sebagai bakery artisan yang hangat — fresh from the oven, cozy, dan dekat dengan keseharian.
Contoh Campaign Nostalgia: “Jajanan pasar yang selalu punya tempat di hati” · “Rasa yang tak pernah berubah, hanya kenangannya yang bertambah.”
Content Pillar Strategy
07 / 13
Brand 04
@eskrimtunggal · Segar dari Buah Asli
01
Product Highlight
Almond, Coklat, Durian Montong, Es Rujak, Es Buah — rasa unggulan.
50%
02
Promo
Promo musiman, B1G1, menu spesial — ajakan nikmat.
25%
03
Segar & Seru
Momen santai, cuaca panas, kebersamaan — kesenangan & kesegaran.
25%
Fokus: Energi fresh & fun — sasar gen Z & keluarga; tampil ceria, berwarna, dekat dengan momen bahagia.
Contoh Segar & Seru: “Sore panas? Saatnya Es Krim Tunggal.” · “Kumpul keluarga makin seru dengan Es Podeng.”
Content Pillar Strategy
08 / 13
Brand 05
@biskuit_tunggal_store_ · Klasik yang Dirindu
01
Product Highlight
Marie, Gem Kembang, Cookies, Wafer — varian & keunggulan produk.
40%
02
Promo
Bundling, diskon, hampers — ajakan beli.
20%
03
Klasik & Otentik
Camilan klasik yang otentik — resep & rasa yang dipertahankan turun-temurun.
20%
04
Oleh-oleh
Buah tangan khas Bandung — kemasan, hampers, cerita pemberian.
20%
Fokus: Wholesome & nostalgia — biskuit yang menemani dari kecil, dan jadi oleh-oleh yang selalu dirindukan.
Catatan: pillar Oleh-oleh menjadi pembeda — dorong kunjungan ke pusat oleh-oleh TIK.
Content Pillar Strategy
09 / 13
Format & Visual
Format Konten Per Pillar
PillarFormat TerbaikVisual
Bahan UnggulanCarousel (bahan → sajian)Flat-lay, tekstur close-up
Rumah TIKReels tour · StoriesSuasana outlet, hangat
Product HighlightReels 20–30s · CarouselHero produk, golden tone
Proses Memasak / ProduksiReels 30–45sBTS, slow motion, close-up
Legacy / NostalgiaReels 45s · DokumenterWarna hangat, footage lama
Segar & SeruReels 15–20s · StoriesBright, playful, gerak cepat
Oleh-olehCarousel · ReelsPackaging, hampers, flat-lay
PromoFeed · Stories · ChannelTegas, CTA jelas, emas
Content Pillar Strategy
10 / 13
Porsi Konten
Rasio Konten per Brand
Brand dengan 5 Pillar
PillarTIKBolbak
Pillar 1Bahan Unggulan — 30%Legacy — 25%
Pillar 2Rumah TIK — 20%Varian — 25%
Pillar 3Product — 25%Proses — 20%
Pillar 4Promo — 15%Lifestyle — 15%
Pillar 5Proses — 10%Promo — 15%
Brand dengan 3–4 Pillar
PillarBakeryEskrimBiskuit
Pillar 1Product — 50%Product — 50%Product — 40%
Pillar 2Promo — 25%Promo — 25%Promo — 20%
Pillar 3Nostalgia — 25%Segar & Seru — 25%Segar & Seru — 20%
Pillar 4Oleh-oleh — 20%
Catatan: rasio fleksibel mengikuti campaign. Saat Anniv Bolu Bakar → pillar Legacy naik. Saat Ramadhan/Lebaran → pillar Oleh-oleh & Promo naik.
Content Pillar Strategy
11 / 13
Contoh Konten
Pilar dalam Aksi — Contoh Nyata
BrandPillarContoh Post
TIK 1962Bahan UnggulanCarousel “Dari Coklat Khas Tunggal, Lahir Swiss Roll Coklat”
Rumah TIKReels “Tour Pusat Oleh-oleh & Cafe TIK”
Bolu BakarLegacyVideo Generational — “Bolu Bakar Menemani 3 Generasi”
Proses ProduksiReels “Adonan, Oven, Keluar — Proses Sehari-hari”
BakeryCampaign NostalgiaReels “Jajanan Pasar yang Selalu Punya Tempat di Hati”
Es KrimSegar & SeruReels “Sore Panas? Saatnya Es Krim Tunggal!”
BiskuitKlasik & OtentikReels “Rasa klasik yang tak pernah lekang oleh waktu.”
BiskuitOleh-olehCarousel “5 Alasan Biskuit Tunggal Jadi Oleh-oleh Wajib”
Acuan: setiap ide konten baru → tanyakan “masuk pillar mana?” Jika tidak masuk, pikirkan ulang — atau jadikan campaign baru.
Content Pillar Strategy
12 / 13
Aplikasi
Dari Pillar ke Content Plan
1. Pilih Brand
Setiap brand punya content plan sendiri — jangan dicampur.
2. Susun Per Pillar
Ikuti rasio — misal Bakery: 2 post product, 1 promo, 1 nostalgia per minggu.
3. Sesuaikan Momen
Anniv, HUT Bandung, 17 Agustus — naikkan pillar relevan.
4. Kolaborasi
Post TIK + collab brand anak = 1 budget, 2 jangkauan.
5. Evaluasi
Setiap bulan cek pillar mana yang paling berperforma.
6. Iterasi
Rasio bisa bergeser — data yang bicara.
Langkah berikutnya: Content Plan Agustus & September untuk 5 brand — mengikuti pillar di deck ini.
Content Pillar Strategy
13 / 13
TIK 1962 — Digital Marketing
2026
“Satu keluarga, lima suara.
Setiap suara menyapa dengan caranya sendiri —
namun semuanya membawa rasa yang sama.”
#TIK1962 · #BoluBakarTunggal · #BakeryTunggal · #EsKrimTunggal · #BiskuitTunggal
Bahan Unggulan · Rumah TIK · Legacy · Nostalgia · Segar & Seru · Oleh-oleh — setiap pillar punya cerita.